small

Jumat, 14 Januari 2011

-Sabang 1999-

Mengait purnama dengan harap
Gundah ini,segeralah kau usap
Karena sepi menggigit palung sunyi
Satu kisah, damainya hati

Di antara gemerlap pijar kaulah sinar
Dalam dinginnya malam kaulah fajar

Semudah itukah semua tertukar
Semudah itukah lagumu tersamar

Di tepi jalan itu aku menunggumu kini
Kutau dahulu...
Menunggumu dalam dendang
Adalah sakit yang kunantikan
.
-endro-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar