small

Minggu, 13 Mei 2012

Aku serupa udara, tak terlihat

Aku serupa udara, tak terlihat tapi bisa kau rasakan...
Tak bisa kau jamah namun selalu ada di setiap nafasmu...
Apa yg terlukis pada retina matamu, itulah wajahku...
Apa yg terdengar pada gendang telingamu, itulah suaraku...

Di setiap sujudku, selalu ku selipkan namamu...
Doaku adalah caraku memelukmu dari kejauhan...
Seperti itulah aku menyayangimu...

Biarlah aku disini…
Memandang jauh dirimu di pelupuk mata...
Mendengar sayup suaramu bergema di telinga...
Hingga tiada harus kupeluk dirimu,
Tiada juga harus kukecup keningmu,

Ku titip rinduku melalui doa...
Hanya itu yg bisa ku lakukan...



By: Ardhan Ðèjá Vü

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar