small

Rabu, 17 Juli 2013

Doa Pagi

kusimpan Tuhan dalam hati
dalam puisi semoga bisa abadi
kulafalkan doa setiap pagi
disaat embun dan mentari
masih khusuk dalam sepi

semoga saja tak ada terlewat hari
sebuah rindu dalam diri

aku ingin memelukmu pagi ini
tapi Tuhan, entah sedang pergi
atau asyik menyibukkan diri
hal itu tidak terlalu nyalang kupahami
dalam puisi ini adalah kata hati
dalam pencarian kesana-kemari

Semoga Tuhan berkenan di hari
menerima persembahan puisi
di saat embun dan mentari
masih khusuk dalam sepi 

Ferdinaen Saragih (2011: Bandung).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar