small

Rabu, 24 November 2010

Menangis Tanpa Air Mata

Katakan sayank...
Biarkan angin ikut menyimak
Kunang-kunang beterbangan
Seperti bintang yang gemerlap

Katakan sayank...
Larut tak jua menahan
Sebentar lagi sudah senyap
Aku tau kau menangis tanpa airmata

Lalu jika aku berucap...
Apa kau akan tetap disini
Seperti embun yg hinggap di rerumputan
Menemani pagi yg cerah

Lalu jika aku berucap...
Apa kau masih bisa merasakan denyut nadiku
Sampai ajal menjemputku

Aku syg sebagaimana. ..
Kayu yg ikhlas dimakan bara api
Aku bergetar sebagaimana. ..
Awan yg ikhlas tersengat panas lalu musnah

Biarkan aku menangis...
Tanpa air mata

Maret '08 Makassar-Batas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar